Di Balik Angka: Mengapa Unilever Memilih Fokus
Dalam perkembangan terbaru awal 2026, Unilever Indonesia (UNVR) mengumumkan penjualan lini bisnis teh bermerek SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa (Grup Djarum) senilai Rp 1,5 triliun. Meski SariWangi adalah merek lama dengan pangsa besar di pasar teh kantong Indonesia, bisnis ini hanya menyumbang sekitar 3,1% laba bersih dan 2,7% pendapatan perusahaan. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menegaskan transaksi ini memungkinkan perusahaan mempersempit fokus ke segmen inti yang bernilai tinggi: “The transaction allows Unilever Indonesia to sharpen its focus on core segments with higher growth potential…”. Langkah ini mengikuti penjualan bisnis es krim Walls seharga Rp 7 triliun pada akhir 2024. Di tengah tekanan pasar serta persaingan yang semakin ketat, Unilever memang sedang menata ulang portofolio


